Sebenarnya Jarak Kita Dekat (212)

Sebenarnya jarak kita dekat, antara Engkau dan aku, tidaklah lebih dari sehelaan nafas. Hanya aku saja terlalu bodoh menjauh dariMu.

Sebenarnya cintaMu itu luas, hanya saja aku yang terlalu bebal untuk memahaminya, sehingga rasa itu hampa ditengah hati.

Sebenarnya aku ingin berlari, tapi entah kemana, sedangkan Engkau telah menungguku di ujung sana, dengan hamparan rindu yang sangat.

Hari itu Engkau membuka pintu langit dengan cahaya, meniupnya dengan rindu, menyiraminya dengan cinta, dan Engkau mendekapku bersama 7,5 jt hambaMu.

Sungguh kurasakan kehadiranMu, lebih dekat… dan lebih dekat…

wahai Rabb, kami ingin merasakanya lagi… dan lagi…, karena kami cinta saat itu.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s